Skip to Content
Loading...
Admin Kwarcab Trenggalek
Admin Kwarcab Trenggalek
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Kwarcab Trenggalek Raih Penghargaan Kwarda Jatim atas Konsistensi Pengentasan Rumah Tidak Layak Huni


Surabaya, 2 September 2026
— Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Trenggalek kembali menorehkan prestasi di tingkat Jawa Timur. Penghargaan diberikan atas konsistensi Kwarcab Trenggalek dalam mendukung program pengentasan rumah tidak layak huni (RTLH) melalui penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya selama enam tahun berturut-turut.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Apel Besar Peringatan Hari Pramuka Tingkat Kwarda Jawa Timur yang digelar pada Rabu, 2 September 2026, bertempat di Lapangan Utama Gedung Rektorat Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Apel besar tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur dan dihadiri oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur, beserta jajaran pengurus Majelis Pembimbing dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Trenggalek, Kak Syah M. Natanegara, hadir mewakili Bupati Trenggalek untuk menerima penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi Gerakan Pramuka Trenggalek dalam menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Penghargaan tersebut secara langsung diberikan oleh Gubernur Jawa Timur kepada Kwarcab Trenggalek. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan Kwarcab Trenggalek yang secara konsisten menyelenggarakan Perkemahan Wirakarya selama enam tahun berturut-turut, dengan salah satu fokus utamanya adalah membantu masyarakat melalui program perbaikan rumah tidak layak huni.

Perkemahan Wirakarya tidak hanya menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk belajar dan mengembangkan keterampilan, tetapi juga menjadi wadah nyata untuk mengimplementasikan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, khususnya semangat untuk menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat. Selama enam tahun pelaksanaannya, program tersebut telah berkontribusi dalam membedah dan memperbaiki 85 rumah tidak layak huni yang tersebar di enam desa di Kabupaten Trenggalek. Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa konsistensi gerakan pengabdian yang dilakukan secara berkelanjutan mampu memberikan manfaat langsung dan dirasakan oleh masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, para anggota Pramuka dilibatkan secara langsung dalam berbagai aksi sosial dan pembangunan di tengah masyarakat. Semangat gotong royong, kepedulian, kemandirian, serta pengabdian menjadi nilai utama yang terus dikembangkan dalam setiap pelaksanaan Perkemahan Wirakarya.

Konsistensi selama enam tahun tersebut menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka Trenggalek tidak hanya aktif dalam kegiatan pendidikan kepramukaan, tetapi juga mampu menghadirkan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kak Syah M. Natanegara menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan apresiasi bagi seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Trenggalek yang selama ini telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut, lanjutnya, bukan semata-mata capaian Kwarcab, melainkan menjadi penghargaan bagi seluruh insan Pramuka di Kabupaten Trenggalek, mulai dari Kwartir Cabang, Kwartir Ranting, Gugus Depan, hingga seluruh anggota Pramuka yang terlibat dalam kegiatan pengabdian.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menjaga semangat pengabdian dan menghadirkan kegiatan kepramukaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," demikian semangat yang dibawa Kwarcab Trenggalek dalam momentum tersebut.

Dengan diterimanya penghargaan ini, Kwarcab Trenggalek berkomitmen untuk terus memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal yang tidak hanya membentuk karakter generasi muda, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?