- Diposting oleh : kwarcabtrenggalek
- pada tanggal : 8/07/2026 02:31:00 PM
Dalam kegiatan tersebut, Kwarcab Trenggalek hadir bersama delapan orang perwakilan kontingen cabang yang terdiri atas empat peserta Pramuka Penggalang dari tingkat SMP, satu peserta Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK), dua orang pembina pendamping, serta satu orang pimpinan kontingen cabang.
Momen yang membanggakan bagi Kwarcab Trenggalek juga mewarnai prosesi pelepasan tersebut. Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Trenggalek, Kak Mahsun Ismail, S.Ag., M.M., yang mendapat amanah sebagai Pimpinan Kontingen Daerah Jawa Timur, menerima secara simbolis Bendera Kontingen Jawa Timur dari Gubernur Jawa Timur, Kak Khofifah Indar Parawansa. Penyerahan bendera tersebut menjadi simbol pelepasan resmi Kontingen Daerah Jawa Timur sekaligus amanah untuk memimpin seluruh kontingen dalam mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta, pada 13–20 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Kak Khofifah menegaskan bahwa penyelenggaraan Jambore Nasional tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa karena bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, seluruh peserta diminta menjadikan Jambore Nasional sebagai wahana memperkuat semangat heroisme, nasionalisme, persatuan, dan gotong royong.
"Bangun persaudaraan untuk membangun NKRI, bangun persatuan untuk menguatkan NKRI, serta bangun semangat gotong royong untuk menjaga NKRI," pesan Kak Khofifah kepada seluruh peserta.
Beliau juga mengingatkan bahwa Jambore Nasional merupakan kesempatan emas bagi Pramuka dari seluruh Indonesia untuk membangun jejaring persaudaraan lintas daerah sekaligus memperkuat karakter sebagai generasi penerus bangsa. Seluruh kontingen Jawa Timur pun diminta menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik daerah selama mengikuti kegiatan.
Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak H. M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL., melaporkan bahwa Kontingen Daerah Jawa Timur berjumlah 1.537 orang, yang terdiri atas Pramuka Penggalang, Pramuka Berkebutuhan Khusus, para Pembina, serta unsur pimpinan kontingen.
Selain menjadi salah satu kontingen terbesar pada Jambore Nasional XII, Jawa Timur juga akan menghadirkan Anjungan Jawa Timur sebagai etalase budaya, seni, pariwisata, produk kreatif, serta inovasi pendidikan kepramukaan yang diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan Jawa Timur kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Kak Arum Sabil berpesan agar seluruh peserta menjadi duta terbaik Jawa Timur dengan meninggalkan jejak melalui akhlak, persaudaraan, prestasi, dan pengabdian.
"Berangkatlah sebagai duta terbaik Jawa Timur. Jangan hanya meninggalkan jejak kaki di Bumi Perkemahan, tetapi tinggalkanlah jejak akhlak, persaudaraan, prestasi, dan pengabdian di hati seluruh Pramuka Indonesia. Karena Pramuka hari ini adalah pemimpin Indonesia di masa depan," tegasnya.
Bagi Kwarcab Gerakan Pramuka Trenggalek, keikutsertaan dalam pelepasan Kontingen Daerah Jawa Timur menjadi kebanggaan tersendiri. Selain mengirimkan peserta terbaik untuk mewakili Kabupaten Trenggalek di ajang pertemuan Pramuka terbesar tingkat nasional, Kwarcab Trenggalek juga memperoleh kehormatan melalui amanah yang diberikan kepada Kak Mahsun Ismail sebagai Pimpinan Kontingen Daerah Jawa Timur.
Semangat yang dibawa seluruh kontingen diharapkan menjadi bekal untuk membangun persaudaraan, memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta membawa nama baik Kabupaten Trenggalek dan Provinsi Jawa Timur di Jambore Nasional XII Tahun 2026. Seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Kwarcab Trenggalek pun memberikan doa dan dukungan agar seluruh peserta senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta mampu mengharumkan nama daerah selama mengikuti rangkaian kegiatan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur.