Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Ketua Harian Kwarcab Trenggalek, didampingi Sekretaris serta seluruh Wakil Ketua Kwarcab Trenggalek. Kegiatan ini menghadirkan berbagai OPD terkait guna memperkuat sinergi dan dukungan lintas sektor dalam pelaksanaan kegiatan kepramukaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Adapun OPD yang turut hadir dalam rapat ini antara lain Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Trenggalek, Kementerian Agama, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek.
Dalam kesempatan tersebut, Kwarcab Trenggalek juga memaparkan laporan kegiatan Bumbung Pramuka Peduli Tahap 1 serta menyampaikan perolehan sementara Bumbung Pramuka Peduli Tahap 2. Program ini merupakan bentuk kepedulian Pramuka terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu penanganan dampak bencana.
Selain itu, dipaparkan pula rencana program yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, dengan fokus utama pada kegiatan Perkemahan Wirakarya yang direncanakan berlangsung di Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif dan pembinaan karakter, namun juga memiliki misi sosial, yaitu pelaksanaan bedah 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga terdampak bencana tanah gerak di wilayah tersebut.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antar OPD untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan, baik dari sisi teknis, sumber daya, maupun pendampingan di lapangan. Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan Perkemahan Wirakarya sebagai wujud nyata pengabdian Gerakan Pramuka kepada masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, Kwarcab Trenggalek optimis bahwa kegiatan Perkemahan Wirakarya 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar, khususnya bagi masyarakat di Kecamatan Dongko yang terdampak bencana.